Jangan mau hidup tua dengan sengsara. Lebih baik segera atur keuangan
anda untuk persiapan masa yang akan datang ketika usia masih muda. Mau
tahu caranya?? Simak artikel berikut ini…
Ketika menatap masa tua, seseorang tentunya ingin hidup dalam level yang nyaman dan tenang. Untuk itu Anda perlu mempersiapkan dana semenjak usia muda.
Tak jarang orang menyesal di masa tua, karena pada masa mudanya hanya
memaksimalkan membelanjakan uang, daripada menabungnya. Padahal saat itu
kita sedang berada pada masa produktif.
Sebagian orang bermimpi saat pensiun masih bisa bekerja lagi atau
mendirikan bisnis sendiri. Padahal untuk dapat dipekerjakan kembali oleh
sebuah perusahaan tidaklah mudah, apalagi bila keahlian seseorang tidak
memadai, serta tingginya tingkat persaingan dunia kerja. Demikian juga,
apabila seseorang akan memulai bisnis pada usia lanjut, tentu akan
sangat berisiko, dibandingkan bisnis yang dilakukan saat masih muda.
Selain itu, alasan lain yang harus menjadi pertimbangan untuk segera
mempersiapkan pensiun karena:
* Ketidakpastian biaya hidup masa depan.
* Ketidakpastian kondisi fisik di masa mendatang.
* Ketidakpastian penghasilan di masa depan
Walaupun jika Anda mendapatkan dana santunan pensiun dari perusahaan,
namun biasanya dana tersebut tidaklah cukup. Dengan begitu kita harus
cerdas memperhitungkan masa tua agar tidak menyesal, misalnya dengan:
* *Membuka usaha sampingan*
Membuka usaha sampingan, intinya adalah agar hasil dari usaha
sampingan ini bisa digunakan sebagai tambahan dana untuk membiayai
kehidupan pensiun. Membuka usaha sampingan bisa sangat
menguntungkan, namun perlu diingat, keberhasilan tersebut bisa
didapat hanya dengan pengelolaan yang baik dan konsentrasi penuh.
Selain itu juga perlu mempertimbangkan bahwa usaha sampingan juga
tidak lepas dari risiko, terutama risiko finansial. Tidak tertutup
kemungkinan, usaha sampingan juga bisa merugi. Jadi persiapkan
segala hal dengan matang. Mumpung masih muda.
* *Persiapkan aset standar mendasar*
Selagi muda tidak ada salahnya kita persiapkan hal-hal dasar yang
akan berguna sampai kakek nenek nanti. Rumah, sepeda motor, mobil,
perabotan dan lain-lain merupakan contoh aset dasar. Utamakan
rumah yang lokasi bagus untuk membesarkan anak dan merupakan
investasi yang bagus di masa depan. Bayangkan jika kita pensiun
tetapi rumah masih ngontrak, bagaimana itu rasanya? Jika ada uang
lebih segera ambil kredit rumah landed, bukan rumah susun ataupun
apartemen.
* *Menabung secara rutin*
Anda bisa menyisihkan sebagian uang dari penghasilan rutin untuk
dimasukkan ke dalam tabungan. Nantinya, tabungan tersebut akan
berkembang terus hingga mencapai jumlah yang cukup besar.
Keuntungan dari menabung ini adalah Anda tidak perlu mengorbankan
waktu dan pikiran, sehingga bisa tetap berkonsentrasi ke pekerjaan
utama Anda
* *Persiapan sosial kemasyarakatan*
Manusia adalah makhluk sosial yang butuh komunikasi dan uluran
tangan orang lain untuk dapat bertahan hidup secara wajar.
Banyak-banyaklah membantu orang-orang di sekitar kita tanpa pamrih
tanpa diminta karena suatu saat mungkin mereka akan memberikan
bantuan yang lebih dari yang kita minta nantinya ketika kita
memasuki masa-masa yang sulit.
Jangan lupa bahwa kita punya Tuhan yang menciptakan kita.
Perbanyak amal ibadah mulai sekarang sebagai bekal alias investasi
setelah kita meninggalkan dunia ini.
* *Mengikuti program pensiun*
Program Pensiun. Mengikuti program pensiun yang ditawarkan oleh
asuransi unit link atau bank, seperti DPLK (Dana Pensiun Lembaga
Keuangan) dan sejenisnya. Anda harus hati-hati memilih perusahaan
penyelenggara program pensiun, karena ada pula yang tidak
transparan, korupsi, atau salah kelola sehingga menyebabkan tidak
terbayarnya dana Anda saat pensiun tiba. Keuntungan dari program
ini adalah kita ?dipaksa? mengangsur setiap bulan/tahun, sehingga
menjadi disiplin. Bandingkan bila menabung sendiri, mungkin kita
tidak tahan ?godaan? untuk keperluan lain.
* *Persiapan penghasilan di masa pensiun/masa sulit*
Semua orang butuh uang untuk bertahan hidup dalam masyarakat.
Tidak terkecuali orang tua sebaiknya tetap memiliki penghasilan
agar tidak selalu bergantung pada anak, istri/suami atau orang
lain di sekitar kita.?
Selagi muda rintislah bisnis yang dapat menyelamatkan kita di masa
depan. Memiliki berbagai unit usaha yang berbeda-beda tanpa harus
melibatkan kita dalam pengelolaannya sudah cukup membuat hati
tenang. Bisa juga dengan memiliki banyak rumah, tanah, toko, kios
dan lain sebagainya yang bisa disewakan. Jangan lupa mendidik
generasi penerus yang dapat menjalankan bisnis tersebut tanpa
kita, yang dapat kita percaya seperti anak kandung, keponakan,
cucu, sahabat, dan lain sebagainya.
Kalaupun saat ini Anda berfikir bahwa ketika masa tua nanti tidak akan
macam-macam, karena kebutuhan juga sudah berkurang. Memang hal itu ada
benarnya, namun ada hal yang Anda lupakan. Yaitu kesehatan Anda. Karena
usia Anda saat itu sudah beranjak tua, biaya kesehatan biasanya akan
meningkat pesat. Biaya untuk hobi dan hiburan juga meningkat, seiring
makin banyaknya waktu luang yang Anda miliki. Sedangkan pos belanja
pribadi, telepon, air, dan listrik biasanya cenderung tetap.
Dari perkiraan naik dan turunnya biaya setiap pos pengeluaran ini, Anda
bisa menghitung sendiri berapa kira-kira kebutuhan hidup Anda nanti
setelah pensiun. Jadi ada baiknya pikirkan masa tua Anda dari sekarang.
Semoga Bermanfaat.

